Memuat...

PERHATIAN: Website ini masih dalam tahap pengembangan. Seluruh konten bersifat sementara dan belum terverifikasi secara resmi.
Komisi IV DPR RI Dukung Modernisasi Pertanian di Kabupaten Jayapura
Pemerintahan

Komisi IV DPR RI Dukung Modernisasi Pertanian di Kabupaten Jayapura

08 September 2026 7x dibaca
Komisi IV DPR RI Dukung Modernisasi Pertanian di Kabupaten Jayapura

SENTANI, jayapurakab.go.id – Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Papua untuk mendorong penguatan sektor pertanian di Kabupaten Jayapura. Kunjungan pada Jumat, 31 Oktober 2025 ini disambut positif oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura.

Dalam pertemuan itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan, menekankan potensi besar Papua dalam mendukung kemandirian Pangan Nasional. Namun, ia mengakui sejumlah tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, alat mesin pertanian (alsintan), kapasitas SDM, dan hilirisasi.

“Kami mendorong sinergi lintas lembaga antara pemerintah pusat, daerah, BUMN pangan, dan petani untuk membangun ekosistem pertanian yang kuat dari hulu hingga hilir,” tegas Ahmad Yohan.

Beberapa rekomendasi konkret yang disampaikan antara lain: Percepatan implementasi modernisasi pertanian berbasis kawasan oleh Kementerian Pertanian.

Penguatan sistem cadangan pangan dan integrasi data oleh Badan Pangan Nasional. Penjaminan ketersediaan pupuk yang tepat waktu dan sasaran oleh PT. Pupuk Indonesia.

Dukungan kebijakan daerah, lahan, dan pembiayaan bagi petani lokal dari pemerintah daerah.

Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., memberikan apresiasi atas kunjungan ini. Ia menggaris bawahi bahwa wilayah Grime Nawa telah ditetapkan sebagai sentra pengembangan pertanian, perkebunan, dan peternakan.

Namun, Pemkab Jayapura masih menghadapi kendala utama berupa keterbatasan Alsintan, seperti traktor. Keterbatasan anggaran daerah juga menjadi tantangan dalam memenuhi kebutuhan tersebut.

“Kami berharap sinergi antara Pemerintah Daerah, DPR RI, dan pusat terus diperkuat. Dukungan sarana dan prasarana bagi daerah ini sangat kami butuhkan untuk memacu produksi,” ujar Bupati Yunus Wonda.

Sebagai langkah nyata, pemerintah daerah menargetkan pembukaan 100 hektar lahan baru pada tahun depan untuk meningkatkan hasil produksi.

Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi momentum kolaborasi untuk menemukan solusi konkret bagi kemajuan pertanian di Papua.

Penulis : Imel

Foto      : Imel

Editor   : Rita

Admin  : Rilva